Manfaat Buah Jeruk Lemon

Lemon adalah buah yang sangat umum dan mudah didapatkan di pasaran. Sebagian dari kita ada yang mengkonsumsi jeruk lemon untuk jus yang menyegatkan pada saat cuaca terik di siang hari. Hanya sedikit orang yang tahu bahwa buah yang berasa asam ini sebenarnya banyak memiliki manfaat gizi, dan dapat digunakan untuk banyak kerperluan lain.

Pohon lemon awalnya diketahui berasal dari Asia, jeruk yang sering dikenal juga dengan nama jeruk sitrun ini merupakan salah satu jenis jeruk yang biasa digunakan untuk campuran berbagai olahan makanan atau miniman. Lemon memiliki nama latin Citrus Limon dan termasuk dalam keluarga Rutaceae. Banyak orang yang salah mengira bahwa lemon sama dengan jeruk nipis, padahal keduanya berbeda. Namun keduanya sama-sama dapat digunakan sebagai campuran bahan untuk minuman kesehatan, seperti dengan mencampurkan lemon dengan air hangat dan juga madu dipercaya dapat membantu melangsingkan tubuh.

Jeruk lemon mengandung asam sitrat, sehingga rasanya sangatlah asam, akan tetapi jika dibuat jus akan sangat membantu untuk membentuk basa dalam tubuh. Berikut beberapa manfaat lemon untuk kesehatan antara lain :

  • Lemon merupakan sumber yang sangat kaya akan vitamin c, sehingga sangat penting untuk kekebalan tubuh terhadap virus penyebab batuk dan pillek.
  • Flavonoid yang terkandung di dalam lemon berguna untuk menjaga stamina tubuh agar tetap fit.
  • Lemon membantu membuat alkali dalam tubuh yang bermanfaat sebagai keseimbagan pH tubuh.
  • Lemon dapat dikonsumsi sebagai jus, dan mengkonsumsi jus lemon ini di pagi hari akan membantu pergerakan usus sehingga menjadi teratur dan mudah sehingga mengatasi kesulitan BAB
  • Jus Lemon juga bermanfaar untuk membantu melarutkan asam urat dan racun lainnya, serta membantu untuk mencairkan empedu sehingga membantu untuk merangsang hati dan mendetoksifikasinya.
  • Dalam pengobatan tradisional lemon sangat diakui karena bisa membantu masalah lambung dan membantu untuk menjaga penglihatan.
  • Vitamin C yang ditemukan dalam lemon membantu untuk menetralkan radikal bebas penyebab penuaan dini dan berbagai penyakit
  • Mengkonsumsi lemon secara tertatur menyembuhkan gangguan mata
  • Lemon telah dipercaya sebagai makanan satu satunya yang mengandung ion dengan muatan negatif (anionik) yang sangat penting bagi tubuh
  • Kulit lemon mengandung tengeretin yang terbukti efektif membantu penyembuhan gangguan otak seperti penyakit Parkinson
  • Lemon ditemukan mengandung 22 senyawa nai kanker yang meliputi limonese yang berfunsi memperlambat pertumbuhan tumor kanker dan glikosida flavonol yang dapat menghentikan pembelahan sel pada sel kanker
  • Lemon juga dapat membantu menghilangkan cacing dalam tubuh karena kandungan asam sirat.
  • Lemon dikenal dengan sifat antibakterinya yang berfungsi menghancurkan virus malaria, kolera, difteria, tipus dan bakteri lainnya
  • Vitamin P yang terkandung dalam lemon membantu memperkuat pembuluh darah
  • Lemon dapat membantu dalam pengobatan hipertensi (darah tinggi)
  • Asam sirat yang terkandung dalam lemon juga dapat membantu melarutkan batu empedu, batu ginjal serta deposit kalsium.
  • Lemon juga bermanfaat menjaga kesehatan kulit

Jeruk lemon di Indonesia terbagi menjadi dua jenis, yaitu lemon lokal dan lemon import, harga lemon import jelas lebih mahal dibandingkan jenis lemon lokal. Lemon import terkenalnya di import dari Negara Australia dan Amerika Serikat. Baik lemon import ataupun lokal sama-sama memiliki manfaat, yang membedakannya hanya kadar airnya saja. Jeruk lemon bisa di dapatkan di supermarket, pasar swalayan atau pasar tradisional. Tak jarang pun para supplier sayur atau supplier buah menyediakan jenis jeruk ini, karena memang sudah umum di pasaran.

Untuk memesan jeruk lemon import/lokal bisa melalui kami

Berkah Sayur

0857-0404-3445

Advertisements

Pentingnya Mengkonsumsi Sayur Mayur

Sayur-sayuran termasuk dalam daftar makanan yang harus dikonsumsi setiap hari. Seperti halnya buah-buahan, sayuran juga menyuplai serat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk memperlancar proses pencernaan.

Akan tetapi, ternyata tidak hanya itu manfaat sayuran bagi kesehatan. Serat yang terdapat sayuran juga berfungsi untuk mengikat kolesterol jahat di dalam saluran pencernaan sehingga kolesterol tersebut tidak dapat diserap kembali oleh tubuh.

Dr. Charles Klien, seorang ahli gizi dari New York menyebutkan bahwa manfaat sayuran dan buah, terutama yang dibuat menjadi jus, dapat menghilangkan lemak di dalam tubuh, menghilangkan kolesterol jahat, dan menurunkan tekanan darah tinggi.

Banyak sekali jenis sayuran yang dapat kita pilih untuk dikonsumsi, baik untuk dimasak, dimakan sebagai lalap, atau dibuat menjadi jus. Dibuat seperti apa pun, kita masih tetap bisa merasakan manfaat sayuran bagi kesehatan kita.

Mengenal Beberapa Jenis Sayuran dan Manfaatnya

Berikut ini beberapa jenis dan manfaat sayuran bagi tubuh kita:

Selada

Selada sangat efektif untuk menurunkan berat badan karena mengandung zat besi dan magnesium yang berfungsi membantu kerja uretik. Selain itu, selada juga bagus untuk mereka yang menderita batuk dan insomnia, membersihkan darah dan membuang kelebihan lemak dalam tubuh.

Bayam dan Kangkung

Kedua sayuran ini banyak mengandung vitamin A, vitamin C, mineral, zat besi, kalsium, dan kalium. Manfaat sayuran ini bagi tubuh adalah untuk menghilangkan berbagai penyakit pada tubuh, seperti asma, kolik, anemia, bronchitis pneumonia, konstipa I, osteoporosis, kelelahan, serta kekurangan  kalsium.

Seledri

Seledri memiliki kandungan natrium yang berfungsi sebagai pelarut untuk melepaskan deposit kalsium yang menyangkut pada ginjal dan sendi. Kalsium pada ginjal ini sendiri dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal. Seledri juga bermanfaat untuk penderita alergi kulit, eksim, psoriasis, sulit berkonsentrasi, hiperaktif, dan menghilangkan stres.

Jamur Tiram

Jamur tiram bermanfaat untuk mencegah hipertensi, penyakit jantung, mengurangi berat badan, menyembuhkan anemia, diabetes, dan anti-kanker. Jenis-jenis jamur lain, seperti jamur kuping, jamur merang, dan jamur shitake, dan jamur champignon juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Wortel

Wortek tak hanya baik untuk kesehatan mata karena memiliki vitamin A dan betakaroten yang tinggi. Masih banyak lagi manfaat sayuran berwarna oranye cerah ini, antara lain: mengobati eksim, mengobati cacingan (cacing kremi),  demam, luka bakar, nyeri saat haid, menghaluskan kulit, hingga untuk mengatasi hipertensi.

Sawi hijau

Sawi hijau bermanfaat untuk mencegah kanker, penyakit jantung, hipertensi, dan anemia.

Buncis

Buncis bermanfaat untuk mengobati diabetes. Dalam buncis terdapat zat B-sitosterol dan stigmasterol yang mampu merangsang pankreas untuk meningkatkan produksi insulin dalam tubuh.

Brokoli

Penelitian yang dilakukan oleh Royal Pharmaceutical Society menunjukkan bahwa brokoli bermanfaat untuk mengobati alzheimer dan meningkatkan daya kerja otak.

Pare

Sayur pare yang memiliki rasa pahit ini bermanfaat sebagai obat cacing, obat batuk, sariawan, obat luka, antimalaria, dan penambah nafsu makan.  Berbagai penelitian yang dilakukan di negara-negara seperti Jepang, Jerman, dan Inggris menemukan bahwa pare mengandung saponin, polifenol (antioksidan), glikosida cucurbitacin, flavonoid, charantin, dan momordicin yang bermanfaat untuk mengobati diabetes. Selain itu, kandungan protein momorcharin alfa dan beta serta protein MAP30 (Momordica Antiviral Protein 30) yang terdapat pada pare juga bermanfaat sebagai antivirus HIV.

Jenis Sayur dan Manfaatnya

Di Indonesia, bayam dapat tumbuh sepanjang tahun dan ditemukan pada ketinggian 5-2.000 m dpl, tumbuh di daerah panas dan dingin, tetapi tumbuh lebih subur di dataran rendah pada lahan terbuka yang udaranya agak panas

Bayam merupakan tanaman dikotil yang memiliki sifat batang basah (herbaceus) dengan bentuk batang bersegi.Sifat permukaan batang pada bayam, licin beralur dengan arah tumbuh batang yaitu tegak keatas.Tipe percabangan batang pada bayam yaitu tipe percabangan batang monopodial,dengan sifat batang sirung pendek. Arah tumbuh batang yaitu tegak lurus keatas.Berdasarkan panjang umur batang, bayam termasuk tanaman muda (annuus).

  1. Cabai

Cabai atau cabai merah atau chili (bahasa Ambon) adalah buah dan tumbuhan anggota genus Capsicum. Buahnya dapat digolongkan sebagai sayuran maupun bumbu, tergantung bagaimana digunakan. Sebagai bumbu, buah cabai yang pedas sangat populer di Asia Tenggara sebagai penguat rasa makanan. Bagi seni masakan Padang, cabai bahkan dianggap sebagai “bahan makanan pokok” ke sepuluh (alih-alih sembilan). Sangat sulit bagi masakan Padang dibuat tanpa cabai.

  1. Sawi

Sawi adalah sekelompok tumbuhan dari marga Brassica yang dimanfaatkan daun atau bunganya sebagai bahan pangan (sayuran), baik segar maupun diolah. Penyebutan sawi biasanya mengacu pada sawi hijau (Brassica rapa kelompok parachinensis, yang disebut juga sawi bakso, caisim, atau caisin). Terdapat pula sawi putih (Brassica rapa kelompok pekinensis, disebut juga petsai) yang biasa dibuat sup atau diolah menjadi asinan. Jenis lain yang kadang-kadang disebut sebagai sawi hijau adalah sesawi sayur (untuk membedakannya dengan caisim). Kailan (Brassica oleracea kelompok alboglabra) adalah sejenis sayuran daun lain yang agak berbeda, karena daunnya lebih tebal dan lebih cocok menjadi bahan campuran mi goreng. Sawi sendok (pakcoy atau bok choy) merupakan jenis sayuran daun kerabat sawi yang mulai dikenal pula dalam dunia boga Indonesia.

  1. Terong

Terung (Solanum melongena, di Jawa lebih dikenal sebagai terong) adalah tumbuhan penghasil buah yang dijadikan sayur-sayuran. Asalnya adalah India dan Sri Lanka.

Terung sering ditanam secara tahunan. Tanaman ini tumbuh hingga 40-150 cm (16-57 inci) tingginya. Daunnya besar, dengan lobus yang kasar. Ukurannya 10-20 cm (4-8 inci) panjangnya dan 5-10 cm (2-4 inci) lebarnya. Jenis-jenis setengah liar lebih besar dan tumbuh hingga setinggi 225 cm (7 kaki), dengan daun yang melebihi 30 cm (12 inci) dan 15 cm (6 inci) panjangnya. Batangnya biasanya berduri. Warna bunganya antara putih hingga ungu, dengan mahkota yang memiliki lima lobus. Benang sarinya berwarna kuning. Buah tepung berisi, dengan diameter yang kurang dari 3 cm untuk yang liar, dan lebih besar lagi untuk jenis yang ditanam.

  1. Tomat

Tanaman tomat (Lycopersicon esculentum ) merupakan tanaman perdu semusim, berbatang lemah, dan basah. Daunnya berbentuk segitiga. Buahnya hijau waktu muda dan kuning atau merah waktu tua. Perbanyakan tanaman ini umumnya dengan biji dan biasa dibudidayakan pada lahan kering. Umur panen tanaman tomat kurang lebih 55-61 hari setelah tanam (HST).

Tomat termasuk sayuran buah yang digemari. Tomat mempunyai berbagai manfaat antara lain sebagai bumbu, lalap, makanan yang diawetkan (saus tomat), buah segar atau minuman (juice). Buah tomat banyak mengandung vitamin A dan C.

  1. Kembang Kol

Kubis bunga merupakan tumbuhan yang termasuk dalam kelompok botrytis dari jenis Brassica oleracea (suku Brassicaceae). Sebagai sayuran, tumbuhan ini lazim dikenal sebagai kembang kol yang merupakan terjemahan harafiah dari bahasa Belanda bloemkool.

Kubis bunga berbentuk mirip dengan brokoli. Perbedannya, kubis bunga memiliki kepala bunga yang banyak dan teratur dengan padat. Hanya “kepala” kembang kol yang lazim dimakan (dalam literatur berbahasa Inggris disebut white curd). Pada dasar kepala tersebut terdapat daun-daun hijau yang tebal dan tersusun rapat. Kubis bunga juga mirip dengan kubis romanesco.

Kembang kol merupakan sumber vitamin dan mineral dan lazimnya dimakan dengan dimasak terlebih dahulu, meskipun dapat pula dimakan mentah maupun dijadikan acar.

  1. Kangkung

Tanaman kangkung (Ipomoea reptans) termasuk sayuran daun yang populer. Hampir setiap penjual sayuran menjual kangkung. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di daerah dataran rendah.

Terdapat dua jenis kangkung yang biasa dibudidayakan yaitu kangkung darat dan kangkung air. Kangkung air memiliki daun dan batang yang lebih besar dibandingkan dengan kangkung darat. Kangkung dapat dipanen pada hari ke-27 setelah tanam.

Pemanenan dapat dicabut langsung atau dipotong dengan menyisakan buku batang. Setelah dipotong, kangkung dapat tumbuh kembali dan dipanen lagi.

  1. Seledri

Seledri (Apium graveolens ) adalah sayuran daun dan tumbuhan obat yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan. Beberapa negara termasuk Jepang, Cina dan Korea mempergunakan bagian tangkai daun sebagai bahan makanan. Di Indonesia tumbuhan ini diperkenalkan oleh penjajah Belanda dan digunakan daunnya untuk menyedapkan sup atau sebagai lalap. Penggunaan seledri paling lengkap adalah di Eropa: daun, tangkai daun, buah, dan umbinya semua dimanfaatkan.

  1. Kol

Kubis, kol, kobis, atau kobis bulat adalah nama yang diberikan untuk tumbuhan sayuran daun yang populer. Tumbuhan dengan nama ilmiah Brassica oleracea L. Kelompok Capitata ini dimanfaatkan daunnya untuk dimakan. Daun ini tersusun sangat rapat membentuk bulatan atau bulatan pipih, yang disebut kropkop atau kepala (capitata berarti “berkepala”). Kubis berasal dari Eropa Selatan dan Eropa Barat . Kubis dapat dimakan segar sebagai lalapan maupun diolah. Sebagai lalapan, kubis yang dilengkapi sambal biasa meyertai menu gorengan atau bakar seperti ayam atau lele. Kubis diolah untuk membuat orak-arik atau capcay. Daun kubis yang direbus menjadi lunak, tipis, dan transparan. Perebusan ini dapat dijumpi dalam berbagai sup dan sayur.

  1. Jamur

Jamur merupakan salah satu bahan masakan yang nikmat. Beberapa jenis jamur bisa menjadi pengganti protein hewani karena rasanya yang mirip. Namun ada jamur pangan dan jamur yang tidak bisa dikonsumsi manusia.

Saat ini banyak jenis jamur dijual di pasar tradisional maupun supermarket. Jamur pangan ini mengandung sejenis sterol yang dipercaya mampu menghambat pertumbuhan sel kanker usus besar.

  1. Wortel

Wortel/carrots (Daucus carota L.) berasal dari negeri yang beriklim sedang (sub-tropis) yaitu berasal dari Asia Timur Dekat dan Asia Tengah. Ditemukan tumbuh liar sekitar 6.500 tahun yang lalu.

Wortel adalah tumbuhan sayur yang ditanam sepanjang tahun. Terutama di daerah pegunungan yang memiliki suhu udara dingin dan lembab, kurang lebih pada ketinggian 1200 m di atas permukaan laut.

Tumbuhan wortel membutuhkan sinar matahari & dapat tumbuh pada semua musim. Wortel mempunyai batang daun basah yang berupa sekumpulan pelepah (tangkai daun) yang muncul dari pangkal buah bagian atas (umbi akar), mirip daun seledri.

Wortel adalah sayuran yang sudah sangat dikenal masyarakat Indonesia dan populer sebagai sumber vit. A karena memiliki kadar karotena (provitamin A). Selain itu, wortel juga mengandung vit. B, vit. C, sedikit vit. G, serta zat-zat lain yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Sosok tanamannya berupa rumput dan menyimpan cadangan makanannya di dalam umbi. Mempunyai batang pendek, berakar tunggang yang bentuk dan fungsinya berubah menjadi umbi bulat dan memanjang. Umbi berwarna kuning kemerah-merahan, berkulit tipis, dan jika dimakan mentah terasa renyah dan agak manis.

  1. Timun

Mentimun, timun, atau ketimun (Cucumis sativus ; suku labu-labuan atau Cucurbitaceae) merupakan tumbuhan yang menghasilkan buah yang dapat dimakan. Buahnya dipanen ketika belum masak benar untuk dijadikan sayuran atau penyegar, tergantung jenisnya. Mentimun dapat ditemukan di berbagai hidangan dari seluruh dunia dan memiliki kandungan air yang cukup banyak di dalamnya sehingga berfungsi menyejukkan. Satu tumbuhan dapat menghasilkan 20 buah, namun dalam budidaya biasanya jumlah buah dibatasi untuk menghasilkan ukuran buah yang baik. Buah berwarna hijau ketika muda dengan larik-larik putih kekuningan. Semakin buah masak warna luar buah berubah menjadi hijau pucat sampai putih. Bentuk buah memanjang seperti torpedo. Daging buahnya perkembangan dari bagian mesokarp, berwarna kuning pucat sampai jingga terang.

  1. Daun Pepaya

Daun pepaya yang terkenal pahit biasanya banyak digunakan orang untuk campuran makanan seperti pecel, lalapan pendamping sambal ataupun makanan-makanan tradisional lainnya.

  1. Daun Singkong

Daun singkong adalah jenis sayuran yang banyak diminati. Manfaat daun singkong cukup besar bagi kesehatan tubuh. Biasanya para ibu dirumah mengolahnya menjadi sayuran berkuah, urapan, dan tumis. Selain bisa dibuat dengan berbagai olahan, daun ini memiliki rasa yang enak. Daun singkong dalam hal kesehatan sebagai antioksidan yang mencegah proses penuaan, meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit dan mencegah penyakit tulang, seperti rematik dan asam urat. Daun singkongjuga berkhasiat sebagai antikanker, mencegah konstipasi dan anemia, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

  1. Daun Bawang

Daun bawang merupakan jenis sayuran dari kelompok bawang yang banyak digunakan dalam masakan. Dalam seni masak Indonesia, daun bawang bisa ditemukan misalnya dalam martabak telur, sebagai bagian dari sop, atau sebagai bumbu tabur seperti pada soto.

Daun bawang sebenarnya istilah umum yang dapat terdiri dari spesies yang berbeda. Jenis yang paling umum dijumpai adalah bawang daun(Allium fistulosum). Jenis lainnya adalah A. ascalonicum, yang masih sejenis dengan bawang merah. Kadang-kadang bawang prei juga disebut sebagai daun bawang.

  1. Kacang Panjang

Kacang panjang merupakan tumbuhan yang dijadikan sayur atau lalapan. Ia tumbuh dengan cara memanjat atau melilit. Bagian yang dijadikan sayur atau lalapan adalah buah yang masih muda dan serat-seratnya masih lunak, kacang panjang ini mudah didapati di kawasan panas di Asia. Kacang Panjang adalah sumber protein yang baik, vitamin A, thiamin, riboflavin, besi, fosfor, kalium, vitamin C, folat, magnesium, dan mangan.

  1. Buncis

Buncis (dari bahasa Belanda, boontjesPhaseolus vulgaris ) merupakan sejenis polong-polongan yang dapat dimakan. Buah, biji, dan daunnya dimanfaatkan orang sebagai sayuran. Sayuran ini kaya dengan kandungan protein. Ia dipercaya berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan.

Buncis adalah sayur yang kaya dengan protein dan vitamin ini membantu menurunkan tekanan darah serta mengawal metabolisme gula dalam darah dan amat sesuai dimakan oleh mereka yang mengidap penyakit diabetes atau hipertensi. Kandungan serat dan enzim yang tinggi dapat membantu penurunan berat badan.

Kacang buncis tumbuh melilit, mempunyai akar tunggang dan sisi yang panjang dan memerlukan tiang untuk memanjat.

  1. Lembayung

Daun Kacang Panjang adalah bahan makanan yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.  Daun Kacang atau Lembayung sering digunakan untuk membuat pecel, urap atau sayur bobor.

  1. Pare

Peria / pare adalah sejenis tumbuhan merambat dengan buah yang panjang dan runcing pada ujungnya serta permukaan bergerigi. Peria tumbuh baik di dataran rendah dan dapat ditemukan tumbuh liar di tanah terlantar, tegalan, dibudidayakan, atau ditanam di pekarangan dengan dirambatkan di pagar.  Tanaman ini tumbuh merambat atau memanjat dengan sulur berbentuk spiral, banyak bercabang, berbau tidak enak serta batangnya berusuk isma.  Daun tunggal, bertangkai dan letaknya berseling, berbentuk bulat panjang, dengan panjang 3,5 – 8,5 cm, lebar 4 cm, berbagi menjari 5-7, pangkalnya berbentuk jantung, serta warnanya hijau tua. Buahnya bulat memanjang, dengan 8-10 rusuk memanjang, berbintil-bintil tidak beraturan, panjangnya 8-30 cm, rasanya pahit, warna buah hijau, bila masak menjadi oranye yang pecah dengan tiga daun buah.

  1. Labu Siam

Labu siam atau jipang (Sechium edule,  bahasa Inggris: chayote) adalah tumbuhan suku labu-labuan (Cucurbitaceae) yang dapat dimakan buahdan pucuk mudanya. Tumbuhan ini merambat di tanah atau agak memanjat dan biasa dibudidayakan di pekarangan, biasanya di dekat kolam. Buah menggantung dari tangkai. Daunnya berbentuk mirip segitiga dan permukaannya berbulu.

Di Indonesia, labu siam merupakan sayuran sekunder namun hampir selalu dapat dijumpai di pasar. Buahnya biasa direbus sebentar untuk menghilangkan getahnya lalu dimakan bersama sambal terasi sebagai lalap atau menjadi campuran sayur bening dan sayur bobor. Buahnya dapat juga dirajang dan menjadi campuran untuk melunakkan siomay. Pucuk yang masih muda dapat direbus dan dibuat cah. Buahnya merupakan sayuran penting di masakan Meksiko. Di Australia, buahnya diiris, dibaluri tepung panir, lalu digoreng.

Orang Indonesia mengenalnya sebagai labu siam karena tumbuhan ini didatangkan dari Thailand (Siam waktu dulu) oleh orang Belanda. Orang Sunda menamakannya lèjèt dan orang Jawa mengenalnya sebagai jipang atau juga manisa.

  1. Gambas

Gambas, blustru, oyong, (Luffa Sp), adalah tanaman sayuran yang merambat dengan akar panjatnya. Gambas dibudidayakan untuk dipanen buah mudanya sebagai sayuran. Gambas biasa disayur bening, dengan jagung muda, daun katuk, taoge kedelai, dan bumbu bawang merah serta temu kunci. Namun gambas juga bisa dioseng-oseng (tumis) atau sayur bobor, lodeh serta bumbu lainnya. Gambas dipercaya mampu menstabilkan gula darah, menurunkan kadar kolesterol serta tekanan darah.

  1. Kapri

Kapri atau kacang kapri (Pisum sativum , suku polong-polongan atau Fabaceae) adalah sejenis tumbuhan sayur yang mudah dijumpai di pasar-pasar tradisional Indonesia. Kapri termasuk dalam golongan sayur buah, artinya buahnya yang dimakan sebagai sayur dan tidak digolongkan sebagai buah-buahan. Buah ini, yang bertipe polong (legume), dipanen ketika masih muda dan bijinya belum berkembang penuh, sehingga berbentuk pipih dan masih lunak. Jika terlalu tua dipanen polong kapri berserat tebal dan tidak nyaman lagi untuk dikonsumsi. Kapri masih satu jenis dengan ercis  dan termasuk salah satu sayuran yang paling dini dikonsumsi manusia. Terdapat beberapa bukti budidaya di wilayah perbatasan Thailand dan Myanmar 12 ribu tahun yang lalu. Tumbuhan kapri, yang tumbuh baik didataran tinggi, tumbuh merambat sehingga memerlukan penopang dalam budidayanya. Di Indonesia ia biasanya ditopang dengan tongkat-tongkat tipis dari bambu.

  1. Kentang

Kentang (Solanum tuberosum L.) adalah tanaman dari suku Solanaceae yang memiliki umbi batang yang dapat dimakan dan disebut “kentang” pula. Asalnya dari Amerika Selatan dan telah dibudidayakan oleh penduduk di sana sejak ribuan tahun silam. Tanaman ini merupakan herba (tanaman pendek tidak berkayu) semusim dan menyukai iklim yang sejuk. Di daerah tropis cocok ditanam di dataran tinggi.

Kentang mengandung karbohidrat dan vitamin C. Hanya dengan makan 200 gram kentang, kebutuhan vitamin C sehari terpenuhi. Kentang merupakan lima kelompok besar makanan pokok dunia selain gandum, jagung, beras, dan terigu. Bagian utama kentang yang menjadi bahan makanan adalah umbi, yang merupakan sumber karbohidrat, mengandung vitamin dan mineral cukup tinggi.

  1. Kecambah

Kecambah adalah tumbuhan (sporofit) muda yang baru saja berkembang dari tahap embrionik di dalam biji.

Taoge/toge adalah sayuran yang merupakan tumbuhan muda yang baru saja berkecambah dan dilindungi dari cahaya. Kata taoge/toge sendiri adalah serapan dari dialek Hokkian, istilah Mandarin-nya adalah douya (豆芽) yang secara harfiah berarti kecambah kacang-kacangan, umumnya berasal dari kacang hijau dan sering disajikan dalam menu makanan dari Asia Timur. Taoge/toge segar sangat kaya akan vitamin E, dan merupakan menu yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi. Dengan mengonsumsi taoge/toge, tubuh akan terobati dan tercegah dari kekurangan vitamin E.

  1. Petai

Petai, pete  atau mlanding (Parkia speciosa) merupakan pohon tahunan tropika dari suku polong-polongan (Fabaceae), anak-sukupetai-petaian (Mimosoidae). Bijinya, yang disebut “petai” juga, dikonsumsi ketika masih muda, baik segar maupun direbus. Pohon petai menahun, tinggi dapat mencapai 20m dan kurang bercabang. Daunnya majemuk, tersusun sejajar. Bunga majemuk, tersusun dalam bongkol (khas Mimosoidae). Bunga muncul biasanya di dekat ujung ranting. Buahnya besar, memanjang, betipe buah polong. Dari satu bongkol dapat ditemukan sampai belasan buah. Dalam satu buah terdapat hingga 20 biji, yang berwarna hijau ketika muda dan terbalut oleh selaput agak tebal berwarna coklat terang. Buah petai akan mengering jika masak dan melepaskan biji-bijinya. Biji petai, yang berbau khas dan agak mirip dengan jengkol, dikonsumsi segar maupun dijadikan bahan campuran sejumlah menu.

  1. Jengkol

Jering atau jengkol (Archidendron pauciflorum, sinonim: A. jiringaPithecellobium jiringa, dan P. lobatum) adalah tumbuhan khas di wilayah Asia Tenggara. Bijinya digemari di Malaysia, Thailand, dan Indonesia sebagai bahan pangan. Jengkol termasuk suku polong-polongan (Fabaceae. Buahnya berupa polong dan bentuknya gepeng berbelit membentuk spiral, berwarna lembayung tua. Biji buah berkulit ari tipis dengan warna coklatmengilap. Jengkol dapat menimbulkan bau tidak sedap pada urin setelah diolah dan diproses oleh pencernaan, terutama bila dimakan segar sebagai lalap.

  1. Bunga Turi

Turi bisa dimanfaatkan untuk tanaman peneduh di kebuh maupun halaman rumah. Banyak orang memanfaatkan bunganya sebagai bahan baku lalapan yang enak dan bergizi. Bukan hanya itu, hampir seluruh bagian tanaman ini bermanfaat untuk meredam beragam keluhan.Bukan hanya sebagai campuran nasi pecel, turi, terutama bunganya, bisa digunakan untuk membuat urap, yakni sayur-mayur rebus dicampur kelapa parut yang dibumbui. Selain untuk dikonsumsi, bunga berwarna putih atau merah tua itu juga berkhasiat obat.

  1. Rebung

Rebung merupakan tunas muda tanaman bambu yang muncul di permukaan dasar rumpun. Tunas muda bambu tersebut enak dimakan, sehingga digolongkan ke dalam sayuran. Rebung tumbuh dibagian pangkal rumpun bambu dan biasanya dipenuhi oleh glugut (rambut bambu) yang gatal. Rebung berbentuk kerucut, setiap ujung glugut memiliki bagian seperti ujung daun bambu, tetapi warnanya coklat. Makanan yang bisa dibuat dari bahan dasar rebung antara lain acar, asinan, tepung, cuka, serta kerupuk. Pada pengobatan tradisional, rebung kuning diyakini dapat digunakan untuk mengobati penyakit sirosis hati. Rebung juga telah digunakan untuk mengobati penyakit batuk berdahak dan demam. Rebung dapat dimakan sebagai sayuran tunggal atau digunakan sebagai bahan pencampur sayuran dalam masakan lainnya.

  1. Bawang Merah

Bawang merah (Allium cepa) banyak dimanfaatkan untuk bumbu. Selain dimanfaatkan sebagai bumbu dapur, bawang merah dimanfaatkan juga sebagai rempah dan obat.

Kandungan minyak atsirinya dapat menyembuhkan beberapa gangguan kesehatan. Bawang merah dapat tumbuh pada tanah sawah atau tegalan. Panen bawang merah dilakukan saat udara cerah dengan umur tanaman 65-90 HST.

  1. Brokoli

Sayuran ini masuk ke Indonesia belum lama (sekitar 1970-an) dan kini cukup populer sebagai bahan pangan.

Bagian dari sayuran ini yang dimakan adalah kepala bunga, yang berwarna hijau. Teksturnya tersusun rapat seperti cabang pohon dengan batang tebal. Sebagian besar kepala bunga tersebut dikelilingi dedaunan.

Manfaat Daun Gadi

Daun gedi ialah daun yang mempunyai nama latin Abelmoschus Manihot. Daun ini juga menjadi sayuran khas dari daerah Sulawesi Utara. Disana, sayuran yang terkenal enaknya adalah sayor yondok alias sayuran dari daun gedi ini. Biasanya daun ini dijadikan masakan dengan aneka resep. Namun identik dimasak dengan santan dtambah rebung, ubi talas, dan ikan asin atau ikan cikalang fufu.

Ciri-Ciri Daun Gedi

Struktur atau bentuk daun gedi adalah menjari dan berlekuk-lekuk, hampir seperti daun pepaya tapi lebih lembut. Warnanya hijau segar dan diandalkan sebagai campuran sayuran. Tidak hanya digunakan sebagai sayuran di Indonesia, tapi juga di beberapa negara Asia yang lain. Daun gedi tumbuh pada tanaman yang tingginya mencapai 2 meter. Daunnya memiliki lima ruas menjari dan ujung daunnya meruncing. Tumbuhannya bisa tumbuh di dalam pot ataupun di pekarangan, karena di Sulawesi utara tanaman ini sering ditanam di pekarangan.

Manfaat Daun Gedi bagi Kesehatan

Tak hanya berguna sebagai sayuran khas, daun ini juga menyimpan berbagai khasiat bagi kesehatan. Selain menjaga kesehatan, juga bisa membantu mengatasi berbagai masalah penyakit. Inilah beberapa khasiat daun gedi untuk kesehatan :

Mencegah Pengeroposan Tulang (Osteoporosis)

Gangguan pada tulang seperti osteoporosis umumnya dialami oleh wanita yang menginjak masa menopause. Karena saat masa menopause kadar hormon estrogen akan menurun. Biasanya dokter menyarankan untuk terapi suli hormon yang bertujuan untuk mengganti hormon alamiah yang berkurang. Akan tetapi menggunakan bahan alami adalah solusi yang cukup tepat. Penelitian menunjukkan bahwa daun gedi bisa membantu mencegah osteoporosis. Penelitian dilakukan dengan menggunakan tikus betina yang telah di angkat indung telurnya. Kemudian tikus tersebut diberi makan daun gedi dengan berbagai macam dosis dalam waktu tertentu. Hasilnya, ternyata tulang tikus menjadi lebih padat. Ini bisa disimpulkan bahwa pengeroposan pada tulang masih bisa dicegah atau dikendalikan. Kemudian, peningkatan kepadatan tulang sebanding dengan peningkatan pemberian dosis daun gedi.

Mengatasi Kejang, Diabetes, Depresi dan Penyakit Ginjal

Daun gedi mengandung senyawa flavonoid. Penelitian pun dilakukan, ternyata ekstrak bahan ini mampu mencegah kematian tikus percobaan yang mengalami kejang. Dengan adanya hasil penelitian tersebut, membuat ekstrak bunga gedi juga bisa digunakan untuk membantu mengatasi masalah kejang karena epilepsi, obat anti depresi serta membantu menjaga fungsi saraf otak.

Menurunkan Resiko Penyakit Jantung

Di dalam daun gedi mengandung senyawa flavonoid. Salah satu khasiat dari senyawa flavonoid adalah bisa membantu menurunkan resiko penyakit kardiovaskular seperti halnya penyakit jantung. Bagi orang yang mengalami masalah penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi bisa mengonsumsi daun ini sebagai menu sayuran hariannya. Itu karena daun gedi juga memiliki kandungan serat yang bisa mengikat kolesterol dan lemak agar dikeluarkan dari tubuh. Beberapa orang juga berpendapat bahwa dengan mengonsumsi daun ini, akan bisa menurunkan resiko tekanan darah tinggi (hipertensi) dan menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Mengobati Maag

Buah gedi memiliki kandungan yang bisa melindungi lapisan pada dinding lambung. Hal itu akan membantu mengurangi resiko terjadinya iritasi akibat bakteri maupun makanan yang mempunyai efek buruk pada lambung. Jika Anda termasuk penderita maag, Anda bisa mengkonsumsi daun gedi ini sebagai menu sayuran sekaligus obat alami.

Penggolongan Jenis Sayuran

Sayur adalah bagian tanaman yang dimakan bukan sebagai makanan pencuci mulut. Pada umumnya dimasak dahulu (kecuali dimakan untuk lalapan) dan dimakan bersama makanan pokok dan lauk-pauk lainnya. Adapun penggolongan sayuran beradasarkan morfologinya diantaranya

1. Sayuran Daun

Bagian tumbuhan yang terdapat hanya pada bagian batang. Kualitas sayuran daun yang baik adalah :

  • Bagian daun utuh, tidak membusuk dan tidak berlubang bekas gigitan hama
  • Bagian daun dan batang masih muda dan berwarna segar
  • Bagian daun lebar dan kompak

Contoh sayuran daun : sawi, bayam, kangkung, kubis, kol, daun singkong

2. Sayuran Batang

Merupakan bagian dari tumbuhan yang terdir dari buku dan ruas. Buku adalah tempat menempelnya daun. Kualitas sayuran batang yang baik adalah :

  • Umur batang masih muda
  • Warna sayuran muda, cerah dan bersih
  • Tidak ada bagian-bagian yang busuk atau digigit hama

Contoh sayuran batang : rebung, asparagus, batang seledri, kailan, adas, kecambah.

3. Sayuran Bunga

Merupakan alat perkembangbiakan generative. Kualitas sayuran bunga yang baik adalah :

  • Bunga atau kembang tersusun kompak
  • Warna sayuran segar
  • Tidak ada bagian yang rusak / digigit hama
  • Ukuran bunga besar

Contoh sayuran bunga : bunga turi, brokoli, bunga kol, bunga pisang.

4. Sayuran Buah

Hasil dari penyerbukan dan pertumbuhan yang terjadi pada organ bunga. Kualitas sayuran buah yang baik adalah :

  • Tingkat umur cukup (tidak terlalu muda dan tidak terlalu dewasa)
  • Sayuran buah segar dan berwarna cerah
  • Ukuran besar
  • Tidak ada bagian buah yang rusak, busuk, atau bekas gigitan hama

Contoh sayuran buah :tomat, paprika, cabai, labu siam, mentimun, pare

5. Sayuran Umbi

Merupakan bagian tanaman yang membengkak karena penimbunan makanan. Kualitas sayuran umbi yang baik adalah :

  • Sayuran umbi sudah cukup umur dan berukuran besar
  • Tidak tumbuh tunas
  • Bagian luar tidak ada yang busuk, memar atau bekas gigitan hama
  • Bentuknya lurus dengan diameter yang proporsional

Contoh sayuran umbi : kentang, wortel, lobak, singkong, radis, umbi bit, talas

6. Sayuran Polong

Kualitas sayuran polong yang baik adalah :

  • Sayuran tidak tua, kulit buah masih lurus dan benjolan biji belum tampak
  • Bentuk buah polos besar dan lurus
  • Warna buah tampak segar
  • Tidak ada bagian yang busuk dan bekas gigitan hama

Contoh sayuran polong : buncis, kacang panjang, kacang merah, kedelai

7. Sayuran Umbi Lapis

Kualitas sayuran umbi lapis yang baik adalah :

  • Umbi lapis sudah cukup umur
  • Lapisan umbi tebal dan kompak dan tampak berukuran besar
  • Tidak ada bagian yang rusak, busuk atau bekas gigitan hama

Contoh sayuran umbi lapis : bawang merah, bawang putih, bawang bombai.

8. Sayuran Jamur ( Mushroom )

Kualitas sayuran jamur yang baik adalah :

Sayuran jamur masih muda hingga cukup umur Bersih dan tidak ada bagian yang busuk atau rusak karena hama Contoh sayuran jamur : jamur merang, jamur kancing, jamur tiram, jamur kuping.

Cara Menanam Sayuran Hidroponik

Budi daya sayuran hidroponik memang termasuk salah satu solusi bertanam yang mudah untuk dipraktikkan oleh siapa saja, termasuk ibu rumah tangga. Mudah karena kita tidak perlu mengotori tangan dengan tanah, menyiram tanaman secara manual, atau berpanas-panasan di bawah terik matahari.

Untuk membuat hidroponik, kita bisa memanfaatkan benda-benda di sekitar. Salah satunya adalah botol bekas air mineral. Persiapan membuat sayuran hidroponik botol air mineral pun tidaklah rumit. Cukup siapkan botol air mineral ukuran 1 liter, media tanam (rockwool atau floral foam), sumbu flanel, gunting, cutter, dan paku untuk melubangi botol air mineral.

Sedangkan untuk pengairan hidroponik botol air mineral bisa dilakukan dengan sistem rakit apung dan sumbu.

Nah, berikut adalah langkah-langkah merakit hidroponik botol air mineral.

•    Potong botol bekas air mineral menjadi dua bagian menggunakan gunting atau cutter.

•    Panaskan paku, lalu buat beberapa lubang berdiameter 1 cm di potongan botol bagian atas maupun bawah untuk aerasi. Namun, jika pemberian nutrisi menggunakan sistem sumbu, biarkan tutup botol tetap di tempatnya, kemudian buat lubang tepat di tengah-tengah tutup botol untuk memasukkan sumbu flanel.

•    Jika pemberian nutrisi menggunakan sistem apung, buka tutup botol sehingga akar menembus media tanam lalu berkembang di permukaan larutan nutrisi.

•    Masukkan potongan botol bagian atas ke potongan botol bagian bawah yang sudah diisi larutan nutrisi.

•    Masukkan media tanam ke dalam potongan botol bagian atas.

Masih bingung? Ikuti saja ilustrasi menanam sayuran hidroponik di bawah ini.

 
 

Bagaimana, mudah kan membudidayakan sayuran hidroponik? Kini, saatnya Anda mempraktikkannya sendiri di halaman rumah.


Sayuran yang Baik untuk Kecerdasan Otak

Walau remeh, tetapi mempunyai otak dengan pikiran yang kurang lancar memanglah jadi kurang mengasyikkan. Waktu kita tidak dapat menyumbangkan inspirasi, dapat turunkan rasa percaya diri.

Tetapi janganlah cemas, Anda cuma butuh menaikkan konsumsi makanan laut serta sayuran. Di bawah ini yaitu sebagian referensi sayuran yang baik untuk kecerdasan otak.

Ubi Manis

Konsumsilah ubi manis lantaran kandungan anti oksidan serta vitamin B6 nya dapat mencegah penuaan dini. Anda dapat lebih jernih menggali inspirasi serta lebih bertenaga. Lantaran ini yaitu konsumsi karbohidrat, konsumsilah dalam porsi yang cukup.

Kembang Kol

Sup atau cap cay dengan kembang kol yaitu inspirasi yang yummy untuk bikin otak Anda semakin encer. Kembang kol kaya bakal vitamin C serta K. Paling bagus sesungguhnya kembang kol dikonsumsi dalam situasi mentah. Umpamanya jadikan vegetable jus.

Bayam

Anda butuh konsumsi zat besi bila ingin lebih cerdas serta kreatif. Konsumsi makanan ini supaya dapat memperlancar aliran darah ke semua badan hingga Anda lebih aktif. Bayam juga kaya flavonoid yang mencegah penyumbatan di area otak.

Brokoli

Brokoli yaitu satu diantara tipe sayuran yang benar-benar banyak khasiatnya. Memiliki kandungan anti oksidan, kalsium, dan banyak vitamin di dalamnya. Brokoli menolong melindungi kesehatan, menghindar penuaan serta bikin Anda senantiasa fresh dan semangat. Di samping itu juga memiliki kandungan Vitamin K yang dapat meredakan rasa sakit serta luka di badan.

Tomat

Pulihkan diri Anda dengan konsumsi tomat. Tak hanya kaya vitamin C, tomat dapat bikin kita tampak awet muda. Jadi, pastinya dapat meremajakan beberapa sel dalam badan serta bikin Anda semakin dapat konsentrasi.